JAKARTA - Pendidikan karakter tidak melulu soal teori di dalam kelas. Hal inilah yang dibuktikan oleh keluarga besar MIN 2 Mukomuko saat terjun langsung dalam aksi nyata bertajuk Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid (Geber BBM) 2026 yang diinisiasi oleh Kemenag. Berlokasi di Masjid Miftahul Huda, yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ulum, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk mempraktikkan langsung nilai-nilai kepedulian lingkungan dan tanggung jawab sosial secara kolektif.
Sejak pagi hari, suasana di sekitar Masjid Miftahul Huda sudah tampak riuh dengan semangat gotong royong. Bukan tanpa alasan, kehadiran puluhan siswa, dewan guru, hingga staf tata usaha MIN 2 Mukomuko adalah untuk menjalankan misi mulia: memastikan rumah ibadah tetap dalam kondisi prima, bersih, dan nyaman bagi para jamaah.
Sinergi Guru dan Siswa dalam Bingkai Gotong Royong
Kehadiran seluruh elemen madrasah dalam kegiatan ini menunjukkan kekompakan yang luar biasa. Sejak awal kegiatan dimulai, para siswa dan guru telah berkumpul di titik lokasi dengan membawa perlengkapan kebersihan sebagai bentuk kesiapan dan partisipasi aktif. Tidak ada sekat antara pendidik dan peserta didik; semuanya bahu-membahu memegang sapu, kain pel, hingga alat pembersih kaca demi satu tujuan bersama.
Pembagian tugas dilakukan secara terorganisir agar setiap sudut masjid tersentuh. Sebagian siswa fokus pada area interior, menyeka debu di mimbar, merapikan mukena, serta membersihkan karpet. Sementara itu, kelompok lainnya bergerak di area eksterior. Adapun fokus kegiatan meliputi pembersihan area dalam masjid serta lingkungan sekitarnya agar terlihat bersih, rapi, dan nyaman digunakan untuk beribadah. Pemandangan ini mencerminkan betapa nilai gotong royong masih menjadi fondasi kuat dalam ekosistem pendidikan di lingkungan Kemenag Mukomuko.
Implementasi Program Nasional Kementerian Agama
Aksi yang dilakukan oleh MIN 2 Mukomuko ini bukanlah sekadar inisiatif lokal biasa, melainkan bagian dari agenda besar pemerintah. Program Geber BBM merupakan gerakan nasional yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Sebagai bagian dari instruksi pusat, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah di seluruh pelosok negeri.
Dengan terlibatnya MIN 2 Mukomuko dalam agenda nasional ini, madrasah membuktikan komitmennya dalam mendukung visi besar Kementerian Agama. Masjid bukan hanya dipandang sebagai tempat ritual ibadah, tetapi juga pusat peradaban yang harus dijaga kelestariannya. Melalui keterlibatan aktif ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif bahwa memelihara fasilitas umum, khususnya masjid, adalah tanggung jawab bersama seluruh umat Islam.
Edukasi Ekologis dan Pembentukan Karakter Siswa
Lebih dari sekadar membersihkan kotoran dan debu, Geber BBM memiliki dimensi pendidikan yang sangat dalam bagi para peserta didik. Selain bertujuan mewujudkan masjid yang bersih dan nyaman, Geber BBM 2026 juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik dalam menanamkan nilai gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Di tengah gempuran era digital yang cenderung membuat anak-anak asyik dengan dunianya sendiri, kegiatan lapangan seperti ini menjadi sarana belajar yang efektif.
Para guru memanfaatkan momen ini untuk memberikan pemahaman bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Melalui kegiatan ini, MIN 2 Mukomuko berupaya membentuk karakter siswa yang religius, peduli, serta memiliki tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Pengalaman langsung bersentuhan dengan masyarakat dan rumah ibadah di luar lingkungan madrasah memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain serta memiliki kepekaan terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Dampak Positif bagi Kenyamanan Ibadah Masyarakat
Hasil dari kerja keras keluarga besar MIN 2 Mukomuko ini langsung dirasakan manfaatnya. Masjid Miftahul Huda kini tampak lebih berseri dan harum. Lingkungan yang bersih tentu akan meningkatkan kekhusyukan para santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum maupun masyarakat sekitar saat menunaikan ibadah salat maupun kegiatan keagamaan lainnya. Kenyamanan fisik masjid merupakan faktor penunjang utama dalam kekhusyukan beribadah.
Keberhasilan aksi Geber BBM di Mukomuko ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain di bawah naungan Kemenag untuk melakukan hal serupa. Konsistensi dalam menjaga kebersihan lingkungan merupakan cermin dari peradaban yang maju dan islami. Dengan semangat yang dibawa oleh MIN 2 Mukomuko, diharapkan pesan tentang pentingnya menjaga rumah Tuhan ini terus bergaung, tidak hanya saat ada seremoni, tetapi menjadi gaya hidup sehari-hari bagi seluruh warga madrasah dan masyarakat luas.
Aksi ini ditutup dengan rasa syukur dan kebersamaan, meninggalkan jejak kebersihan yang akan selalu diingat sebagai bentuk pengabdian tulus dari madrasah untuk umat. Seluruh peserta didik kembali ke madrasah dengan membawa pelajaran hidup yang berharga mengenai arti kepedulian.