Skincare

Gen Z Dominasi 59 Persen Pasar Kecantikan Dan Mulai Gunakan Anti Aging

Gen Z Dominasi 59 Persen Pasar Kecantikan Dan Mulai Gunakan Anti Aging
Gen Z Dominasi 59 Persen Pasar Kecantikan Dan Mulai Gunakan Anti Aging

JAKARTA - Generasi Z kini secara resmi menjadi penggerak utama industri kecantikan global dengan penguasaan pasar yang mencapai angka fantastis yaitu sebesar 59 persen saat ini.

Pergeseran demografi konsumen ini membawa perubahan besar pada pola konsumsi produk perawatan kulit yang sebelumnya didominasi oleh kelompok usia yang jauh lebih tua dari mereka.

Menariknya kesadaran akan kesehatan kulit di kalangan anak muda meningkat sangat tajam sehingga mereka mulai berinvestasi pada produk perawatan wajah jauh lebih awal dari seharusnya.

Tren ini dikonfirmasi melalui data terbaru pada Jumat 27 Februari 2026 yang menunjukkan bahwa anak muda usia 20-an tahun mulai serius mencari produk kategori anti-penuaan dini.

Dominasi Mutlak Generasi Muda Dalam Ekosistem Industri Kecantikan Global

Kekuatan ekonomi Generasi Z dalam sektor kecantikan tidak lagi bisa dipandang sebelah mata karena mereka memiliki preferensi belanja yang sangat spesifik dan sangat berpengaruh besar.

Dengan angka penguasaan sebesar 59 persen perusahaan kosmetik kini berlomba-lomba mengubah strategi pemasaran mereka agar lebih relevan dengan nilai-nilai serta gaya hidup anak muda sekarang.

Mereka bukan hanya sekadar pembeli pasif tetapi juga menjadi penentu tren yang sangat dinamis melalui platform media sosial yang mereka gunakan setiap hari untuk berinteraksi secara digital.

Kesadaran Dini Perawatan Anti-Aging Di Kalangan Konsumen Usia 20-An

Salah satu temuan paling mengejutkan dari perilaku belanja Generasi Z adalah minat mereka yang sangat tinggi terhadap produk yang berfungsi mencegah kerutan serta garis halus wajah.

Jika dahulu produk anti-aging identik dengan konsumen usia 40 tahun ke atas kini anak muda usia 20 tahun sudah mulai memasukkannya ke dalam rangkaian rutin harian.

Keinginan untuk mempertahankan elastisitas kulit sejak dini menjadi alasan utama mengapa kategori produk ini mengalami lonjakan permintaan yang sangat signifikan di berbagai toko ritel kecantikan.

Faktor Pendorong Tingginya Literasi Perawatan Kulit Pada Generasi Z

Akses informasi yang sangat luas mengenai kandungan bahan aktif seperti retinol dan kolagen membuat Generasi Z menjadi konsumen yang sangat cerdas serta sangat kritis saat memilih.

Mereka cenderung melakukan riset mandiri melalui video edukasi para ahli kecantikan sebelum memutuskan untuk membeli sebuah produk yang sesuai dengan kebutuhan spesifik kulit wajah mereka sendiri.

Selain itu faktor tekanan sosial dari penampilan di media sosial juga turut memberikan kontribusi terhadap keinginan mereka untuk selalu terlihat segar dan awet muda setiap saat.

Perubahan Strategi Jenama Kecantikan Menghadapi Permintaan Konsumen Muda

Melihat tren yang berkembang pesat ini banyak merek kecantikan lokal maupun internasional mulai meluncurkan lini produk anti-penuaan yang dikemas lebih menarik dan ringan untuk kulit remaja.

Formulasi yang digunakan pun kini lebih disesuaikan agar tetap efektif namun tidak terlalu berat bagi kulit yang sebenarnya masih memiliki proses regenerasi alami yang cukup baik.

Inovasi ini dilakukan untuk menangkap peluang pasar dari jutaan anak muda yang sangat peduli pada investasi jangka panjang bagi kesehatan kulit mereka di masa depan nanti.

Proyeksi Masa Depan Pasar Kecantikan Dengan Kendali Penuh Generasi Z

Ke depannya diperkirakan dominasi Generasi Z akan terus menguat dan memaksa industri untuk lebih transparan mengenai proses produksi serta keamanan bahan kimia yang digunakan dalam setiap produk.

Keberlanjutan lingkungan dan etika bisnis juga menjadi syarat mutlak bagi mereka sebelum memberikan loyalitas terhadap satu jenama tertentu dalam jangka waktu yang sangat lama sekali.

Pasar kecantikan akan terus bertransformasi seiring dengan semakin bertambahnya usia para Generasi Z yang tetap membawa kebiasaan peduli kulit ini hingga mereka mencapai usia yang lebih matang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index